Tampilkan postingan dengan label RANTING DAN KOMISARIAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RANTING DAN KOMISARIAT. Tampilkan semua postingan

Bertarung Demi Menjadi King Of Kaliwungu


Pra Konferensi Anak Cabang IPNU Kaliwungu ke-24

"Penalty…penalty !!

Penalty….
Goal …gooalll !!
Horreee… gooall..gooall..Juara! Juara!!"

Itulah sorak sorai suporter dan penonton saat ada pelanggaran di kotak penalty, kemudian ada tendangan bebas dan Gooal…pemain sukses menyarangkan bola ke dalam gawang.

Penonton histeris, bernyanyi, dan berteriak-teriak mendukung tim futsal kesayangan yang telah menaklukan lawannya. Walau terlihat rame dan gaduh,semua berjalan tertib dan aman tanpa keributan , baku hantam maupun tawuran . Pemain dan penonton telah diinstruksikan oleh panitia agar tetap menjunjung tinggi fair play.

Ya, acara berjalan kondusif. Karena mereka semua adalah para Aktivis IPNU Kaliwungu yang berasal dari ranting dan komisariat, yang sedang bertanding futsal dalam rangka Pra Konferensi yang diselenggarakan untuk menyambut Gelaran Akbar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-24 IPNU Kecamatan Kaliwungu besok Selasa 17 Mei 2011.

Acara yang diselenggarakan oleh panitia Konferancab ke-24 IPNU Kaliwungu tersebut dilaksanakan pada Ahad 15 Mei di Gedung Serba Guna Pemerintah Desa Krajan kulon itu dimulai pukul 9 pagi dan selesai pukul 4 sore, diikuti oleh 10 peserta yang terdiri dari 7 Pimpinan Ranting (yakni ranting Kutoharjo, Krajan kulon, Mororejo, Nolokerto, Sumberejo, Sarirejo,dan Karang tengah) dan 3 Pimpinan Komisariat (komisariat SMP NU 03 Islam, Pon pes Miftahul Huda,dan Pon pes Bani Umar).

Dalam pertandingan kemarin meloloskan tim dari Mororejo, SMP NU 03 Islam, Karang tengah, dan Krajan kulon ke semifinal. Kemudian melangkah di final bertemu dua tim tangguh yang akan menjadi King of Kaliwungu yakni Mororejo dengan Krajan kulon. Pertandingan final berlangsung sengit, kedua tim saling jual beli serangan untuk mencetak sebanyak mungkin goal. Penonton dibuat deg-degan dan histeris oleh aksi-aksi mereka . Semua panas. Semua larut dalam euforia.

Dan akhirnya lahirlah juaranya, tim dari Mororejo yang nama resminya Mororejo United FC telah berhasil menumbangkan tim dari Krajan kulon dengan skor tipis 3-2. Untuk selanjutnya tim dari Krajan kulon mendapatkan juara ke-2, di ikuti tim dari SMP NU 03 Islam yang menjadi juara ke-3. Piala dan hadiah bagi pmenang akan diserahkan besok pada pelaksanan Konferancab ke-24 IPNU Kecamatan Kaliwungu.

Juara futsal ranting/komisariat IPNU se-Kaliwungu, Mororejo United,
saat berpose usai pertandingan.
“ Terima kasih untuk teman –teman semua atas do’anya sehingga IPNU Mororejo bisa menjadi juara 1 pada turnamen futsal Pra Konferensi IPNU Kaliwungu, sekali lagi terima kasih banyak.” Ujar rekan Bahrul Ulum selaku manager dari Mororejo United. Dan jadilah mereka tim futsal terhebat IPNU Kecamatan Kaliwungu tahun 2011. Selamat dan teruslah menjadi yang terhebat. (Atfal)

Pembekalan Aswaja di SMP Annidomiyah


Untuk mempersiapkan kader Nadhlatul Ulama lulusan sekolah yang mumpuni dan memiliki bekal ke-NU-an yang memadai, Yayasan Annidomiyah Wonorejo Kaliwungu bekerja sama dengan Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Kaliwungu menggelar acara Pembekalan ke-NU-an bagi pelajar kelas 9 SMP Annidomiyah yang pada minggu kedua bulan Mei lalu telah selesai menempuh Ujian Nasional 2011. 

Acara pembekalan tersebut digelar pada hari Sabtu (14/5) lalu, dimulai pada pukul 08.00 dan ditutup pada pukul 14.00. 

Ada yang berbeda pada pembekalan ke-NU-an tahun ini, PAC IPNU-IPPNU mendesain acara dengan format yang baru dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pembekalan yang biasanya dilaksanakan dalam waktu tiga hari, pada tahun ini hanya digelar dalam sehari.

"Kondisi aktivis PAC sekarang ini memang agak sulit, karena mayoritas mereka adalah para pemuda yang sudah bekerja dan kuliah, tahun sebelumnya kami tidak maksimal menggarap pembekalan karena kekurangan tim fasilitator, untuk mengantisipasi itu, kami laksanakan dalam waktu sehari, dan alhamdulillah format seperti ini sangat efektif" ujar rekan Najibril Muhammad selaku ketua PAC. IPNU.


Dewan guru dan peserta pembekalan berpose bersama
PAC.IPNU-IPPNU Kaliwungu usai pembekalan
Kendati dilaksanakan hanya dalam waktu sehari, namun acara pembekalan berlangsung cukup meriah dan menyenangkan dengan difasilitasi oleh dua belas aktivis IPNU-IPPNU. Para siswa juga banyak disuguhi permainan dan role play yang sangat mengesankan. 

"kami sengaja banyak memasukkan permainan atau role play dalam pembekalan, karena dalam satu hari ini mereka dibekali empat materi, jadi kami ingin adik-adik tidak jenuh" tambah Najibril.

Selain itu, mengingat kondisi ranting Wonorejo yang beberapa tahun terakhir ini sedang dalam keadaan vacuum, PAC. IPNU IPPNU Kaliwungu mencoba menghidupkan kembali ranting Wonorejo dengan cara menggembleng para pelajar di SMP dan SMA Annidomiyah di Wonorejo yang merupakan tumpuan harapan bagi IPNU-IPPNU ke depan.

"kami akan ngopeni Annidomiyah secara serius, ini adalah program jangka panjang, diharapkan ketika mereka lulus dan berbaur di masyarakat, mereka lah yang akan menjadi aktivis muda NU di ranting Wonorejo" tegas Najibril.


Melalui pembekalan di sekolah-sekolah tersebut, nilai-nilai Nadhlatul ulama dapat terus diwariskan melalui proses regenerasi yang kontinyu dan secara serius dilaksanakan, terlebih lagi di kondisi sekarang di mana anak muda dihadapkan pada persoalan ideologi agama yang demikian gencar. (Amalia)


Ranting Mororejo Gelar Ziarah ke Jabal


NU merupakan kelompok islam yang menganut paham aswaja dalam berideologi, ideologi yang dianut oleh NU juga lekat dengan tradisionalitas budaya seperti tahlil, barzanji, dan ziarah. Ziarah sebagai salah satu tradisi yang kental dengan NU merupakan salah satu ritual relijius dalam Islam yang dianjurkan oleh Rasulullah. Ziarah merupakan ritual kegamaan yang dapat mengingatkan manusia akan kematian.

Sebagai wujud nguri-nguri tradisi islam tersebut, Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Mororejo sebagai komunitas para pelajar NU yang menjunjung tinggi nilai-nilai relijius, menggelar acara Ziarah ke Makam Kyai Guru (Kyai Asyari) pada hari ahad (10/4) sore hari yang bertempat di Jabal, Kaliwungu. 

Acara ini selain sebagai bentuk kecintaan para generasi muda NU Mororejo juga sekaligus wujud kegiatan persuasif kepada para pelajar muda Islam , terutama NU untuk tetap konsisten dalam menjalankan kegiatan keagamaan seperti Ziarah ke makam para pendahulu, baik ulama maupun tokoh-tokoh penting dalam sejarah di Kaliwungu.


Selain itu, acara ziarah ini digelar dalam rangka memberi support dan doa bagi para pelajar NU, khususnya di Mororejo yang akan menghadapi Ujian Nasional bulan ini.


"ziarah ini kami adakan untuk temen-temen yang maumenghadapi ujian. Salah satu upaya mendekatkan diri kepada Allah. sehingga ketika hari H diberi kemudahan dan kelancaran" tandas rekanita Lala selaku ketua PR. IPPNU Mororejo.

Kyai Guru sendiri merupakan tokoh penting dalam babad sejarah di Kaliwungu. Kyai Guru adalah pendiri Masjid Almuttaqin Kaliwungu. Berziarah ke makam Kyai Guru juga media untuk mengingat babad sejarah di masa lampau, kegiatan ini penting sekali bagi para anak muda, mengingat anak muda di Kaliwungu adalah generasi yang akan meneruskan perjuangan para ulama di kota santri ini. (fh)

ALASKA Semakin Berkembang


Karangtengah, AncabKaliwungu Online

Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Kaliwungu menggelar pelatihan menjadi narasumber di gedung serbaguna MWC NU Kaliwungu, ahad (3/4).

Pelatihan ini menjadi ajang pengembangan mental sekaligus ajang sharing bersama terkait pengalaman menjadi narasumber maupun share tentang kiat-kiat menjadi narasumber yang baik, acara ini juga membahas agenda pembekalan yang akan diadakan di MTs NU Sunan Katong Kaliwungu dan SMK NU Kaliwungu untuk memberi motivasi bagi para pelajar NU yang akan menghadapi Ujian Nasional dan meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Pelatihan tersebut melibatkan Alumni LAKMUD Sepuluh yang tergabung dalam komunitas ALASKA IPNU-IPPNU. Pada kesempatan tersebut, Retno Umi Fadhilah selaku pembina PAC. IPNU IPPNU menyampaikan bahwa ALASKA merupakan "bayi" bagi PAC. IPNU IPPNU yang harus diayomi dan dirawat bersama-sama.

"membanggakan sekali karena teman-teman ALASKA masih bersemangat sampai detik ini" ujarnya.

melalui pelatihan ini, PAC IPNU IPPNU telah memberikan ruang yang cukup bagus bagi ALASKA untuk tetap loyal dan mengembangkan diri secara organisatoris.

Bahkan, dalam pelatihan ini, ALASKA terlihat begitu aktif menyampaikan gagasan serta sarannya kepada PAC IPNU IPPNU terkait progresivitas organisasi baik dari segi tradisi (tahlil, barzanji dll), maupun dari segi modernitas (kajian ilmiah). Secara tidak langsung, mereka telah menunjukkan jati diri ke-NU-an yang tertuang dalam konsep almuwafadhotu ala qodimissoleh wal akhdu bil jadidil ashlah (menjaga tradisi budaya lama yang masih relevan, mengambil sesuatu yang baru yang pas). 

Seperti yang sudah diduga sebelumnya, ALASKA adalah harapan bagi IPNU-IPPNU Kaliwungu ke depan. Sebagai tumpuan harapan, sudah selayaknya ALASKA menunjukkan pengabdian diri kepada NU dengan progresivitas yang terus melaju. (lfh)

Rapat Anggota Kumpulrejo dan Tantangan Organisasi


Kumpulrejo, Ancabkaliwungu OnLine

~ (foto) M. Farikhin saat menyampaikan LPJ 
atas kepengurusannyadi PR IPNU Kumpulrejo ~
Mengingat perlunya sebuah proses estafet organisasi, sekaligus sebagai upaya penertiban organisasi yang sesuai dengan peraturan organisasi, PAC. IPNU IPPNU Kaliwungu bersama PR. IPNU IPPNU Kumpulrejo melaksanakan satu agenda penting organisasi yang sifatnya vertikal, yaitu Rapat Anggota yang merupakan proses regenerasi di tingkat ranting. Rapat Anggota Kumpulrejo dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Kumpulrejo dengan melibatkan seluruh anggota dan aktivis IPNU IPPNU di tingkat desa Kutoharjo pada tanggal 6 Maret 2011.

Rapat Anggota diawali dengan seremoni formal, sambutan dari IPNU Kumpulrejo hingga dari Ansor Kumpulrejo. kemudian dilanjutkan dengan sidang rantartib (Peraturan dan Tata Tertib) dan Laporan Pertanggungjawaban. Kemudian langsung dilanjutkan dengan prosesi pemilihan calon dan pemilihan ketua IPNU dan IPPNU yang dilaksanakan di tempat yang terpisah.

Rekan Didik Setiawan terpilih menjadi ketua IPNU, sementara dari IPPNU yang terpilih adalah rekanita Nun Ekawati yang menang tipis dari rekanita Dwi Panca H selaku Ketua lama yang juga masih dipilih oleh beberapa peserta.


~ (foto) Dwi Panca H (ketua demisioner)-
menyerahkan kepengurusannya-
ke PAC secara simbolis ~
Perwakilan dari ranting Kumpulrejo, yakni rekan Farikhin menyampaikan terima kasih sekaligus permohonan maaf atas keterlambatannya mengadakan Rapat Anggota. Kumpulrejo merupakan ranting yang memiliki basis kuantitas yang besar, keadaan ini sangat potensial untuk dijadikan ruang bagi kader muda NU untuk mengembangkan organisasinya, tidak hanya kuantitas semata, beberapa kendala seringkali mewarnai langkah dan gerak organisasi.

Disadari oleh sebagian aktivis di Kumpulrejo, dinamika yang seringkali menjadi penghambat geraknya organisasi adalah kondisi masing-masing personal aktivis yang memiliki tuntutan kerja di keluarga. “Banyak sekali pengurus yang kurang bisa membagi waktu antara organisasi dan kerja, tetapi juga ada sebagian yang memang tuntutan kerjanya begitu keras dan ketat, sampai-sampai benar-benar tidak punya waktu untuk organisasi” papar ketua IPPNU yang baru didemisioner, rekanita Dwi Panca Hambarawati. Memang harus diakui bersama, di era globalisasi yang demikian pelik menjadikan anak muda yang seharusnya melanjutkan pendidikan harus terpaksa memilih bekerja.

~ (foto) Ketua PAC (Najibril M) menyerahkan kepengurusan
PR IPNU Kumpulrejo ke pada ketua terpilih-
(Didik Setiawan) secara simbolis.~
Selain itu, sistem kaderisasi di tubuh IPNU IPPNU semakin melemah, jika dikomparasikan dengan sejarah IPNU IPPNU Kaliwungu, akan terlihat bagaimana kondisi di ranting-ranting semakin melemah. Sudah semestinya ini menjadi cambuk bagi kepengurusan IPNU IPPNU Kaliwungu juga bagi ranting-ranting yang lain. Tantangan zaman memang begitu besar, harus ada penguatan-penguatan kembali nilai tradisional yang harus disesuaikan dengan arus modernisme sebagai usaha memajukan organisasi ke arah yang lebih baik. (aml)